ETNOBOTANI PADA MASYARAKAT KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA

Rizal sunanda, Hasanuddin Hasanuddin, Cut Nurmaliah

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang digunakan (2) Mengetahui bagian-bagian tumbuhan yang digunakan (3) Mengetahui cara pemanfaatan tumbuhan dalam kebutuhan Pangan, Obat, Adat oleh masyarakat Kecamatan Setia Bakti. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Rapid Rurar Apprasial (RRA). Hasil penelitian tanaman yang ditemukan ada sekitar 67 jenis etnobotani yang dimamfaatkan oleh masyarakat. Organ yang digunakan beranekaragam yaitu mulai dari daun, bunga, batang, akar, buah, biji, umbi, kulit batang, rimpang. Tanaman digunakan untuk kepentingan Adat seperti Perkawinan, Peusijuk, Kematian. Sedangkan untuk Bahan pangan, ada yang dipakai utuh atau dimasak. Untuk Obat-obatan, tumbuhan digunakan untuk pembuatan ramuan seperti pertolongan pertama seperti luka, atau demam, gatal. Organ yang digunakan beranekaragam yaitu mulai dari daun, bunga, batang, akar, buah, biji, umbi, kulit batang, rimpang. Cara pemamfaatan tumbuhan bermacam-macam untuk kebutuhan pangan ada yang dirajang, ditumis, digiling, atau dimakan secara utuh. Untuk obat-obatan cara pemamfaatan ada diremus, ditumbuk, atau langsung digunakan. Untuk Adat cara penggunaan dipakai dalam upacara kematian, perkawinan, peusijuk.

 

Kata Kunci: Etnobotani, Bahan pangan, Obat, dan Adat


ABSTRACT

 

This study aims to (1) Know the types of plants used (2) Know the parts of plants used (3) Know how to use plants in the needs of food, medicine, and customs by the people of Setia Bakti District. In this study the research method used was descriptive qualitative using the Rapid Rurar Apprasial (RRA) approach. The results of research on plants found there were about 67 types of ethnobotany that were utilized by the community. Organs used are diverse, ranging from leaves, flowers, stems, roots, fruits, seeds, bulbs, bark, rhizomes. Plants are used for the interests of Indigenous people such as Marriage, Peusijuk, Death. As for foodstuffs, some are used whole or cooked. For medicines, herbs are used for making herbs such as first aid such as wounds, or fever, itching. Organs used are diverse, ranging from leaves, flowers, stems, roots, fruits, seeds, bulbs, bark, rhizomes. There are various ways to use plants for food needs, which are chopped, sauteed, ground, or eaten whole. For medicines, there is a way to use them, crush them, or use them directly. For Indigenous ways of use used in ceremonies of death, marriage, peusijuk.

 

Keywords: Ethnobotany, Foodstuffs, Medicines, and Customs


Full Text:

PDF

References


Masyhud. 2010. Lokakarya Nasional Tumbuhan Obat Indonesia. http://www.dephut.go.id/ index.php/news/details/7043. diakses 26Oktober 2014.

Purnama. 1995. Kaitan antara Kajian Etnobotani dengan Pelestarian Sumber Daya Hayati Tumbuhan. Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani I I. Yogyakarta.

Safwan, M. 2008. Eksplorasi Etnobotani Terhadap Tumbuhan Hutan yang berkhasiat Sebagai Obat Di Daerah Aliran Sungai Sekayam Kabupaten Sanggau. Kerjasama Untan Dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat, pontianak.

Suryadarma, I.G.P. 2008. Diktat Kuliah Etnobotani. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Zahara, N. 2017. Kajian Etnobiologi Tanaman Obat Masyarakat Meunasah Rayeuk, Lamno Kabupaten Aceh Jaya.Prosiding Seminar Nasional: 362-366.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.