Prediksi Keberadaan Air Tanah Secara Geolistrik pada Areal Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Simeulue

Mahfuddin Mahfuddin, Mustaqimah Mustaqimah, Muhammad Yasar

Abstract


Abstrak. Sawah tadah hujan merupakan sawah yang sepenuhnya mengandalkan air hujan yang jatuh pada areal saawh sebagai pengatur kebutuhan air, akibatnya sawah tadah hujan sering mengalami kekeringan. Oleh karena itu dimanfaatkan air tanah sebagai sumber irigasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi air tanah berdasarkan resistivitas batuan dibawah permukaan sebagai potensi air irigasi dalam menunjang ketahanan pangan. Pendugaan potensi air tanah dilakukan dengan menggunakan alat ARES konfigurasi wenner-schlumberger. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan menggunakan program Res2Dinv untuk mendapatkan gambar penampang dua dimensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pencitraan resistivitas pada lintasan Situbuk adalah 5 meter sampai 86 meter dan hasil nilai resistivitas 2.54 Ωm sampai dengan 93,8 Ωm dengan RMS error 44,2% yang terdiri dari susunan pasir dan lempung. Potensi air tanah diduga berada pada kedalaman antara 18 – 80 m dengan nilai resistivitas 2,54 – 10 Ωm.

 

Prediction of Groundwater Existence in the Rainwater Rice Field with Geoelectric in Simeulue Regency

Abstract. Rainwater rice field is fully rely on rainwater that falls on the acreage of rice fields as a regulator of water needs, as result of rice field rainwater often drought. Therefore utilized groundwater as a source of irrigation water. The purpose of this study was to identify potential groundwater based on rock resistivity as irrigation water to support food security. Groundwater potential prediction is using ARES with Wenner-Schlumberger configuration. Processed data obtained by using Res2Dinv program to obtain image of 2 dimensional cross section. The result of this research show that resistivity imaging on the path Situbuk is 5-86 meters and resistivity values yield 2.54 Ωm-93,8 Ωm with RMS error 44,2% consisting of the arrangement of sand and clay. The potential groundwater alleged at a depth 18-80 meters with  2,54 – 10 Ωm resistivity value.



Keywords


Sawah tadah hujan; Geolistrik; Air Tanah; Rainwater rice field; Geoelectric; Groundwater

Full Text:

PDF

References


Aisyah, M., W. Utama dan W. Lestari. 2017. Analisis Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Zona Water Content di Desa Olak Alen Kecamatan Selorejo, Blitar. Jurnal Teknik ITS. 6(2): 122-123.

BPS. 2016. Kabupaten Simeulue Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Simeulue, Kabupaten Simeulue.

Endharto, M. dan Sukido. 1994. Peta Lembar Sinabang, Sumatera. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Loke, M. H. 1999. Electrical Imaging Surveys for Enviromental and Engineering Studies. http://pages.mtu.edu/~ctyoung/LOKENOTE.PDF. Diakses tanggal 4 Oktober 2017.

Rambe, Z. 2014. Pemetaan Batu Gamping di Lokasi Rencana Pembangunan Pabrik Semen Khususnya di Daerah Lau Adimdayang Desa Sulkam Kecamtan Kutambaru Kabupaten Langkat Dengan Metode Wenner-Schlumberger. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sitorus, L. BR. 2016. Penentuan Litologi Batuan dan Muka Air Tanah dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner Schlumberger di Daerah Landfill PLTU Labuhan Angin Sibolga. Skirpsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Telford, W. M., L. P. Geldart dan R.E. Sheriff. 1990. Applied Geophysics (second edition). Cambridge University Press, New York.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id