Analisis Metode Kebutuhan Kapur pada Ultisol dan Hubungannya dengan Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.)

Dini Amelia, Muyassir Muyassir, Munawar Khalil

Abstract


Abstrak.  Metode  perhitungan  kebutuhan  kapur  merupakan  teknik  menentukan  banyaknya  kapur  yang diperlukan pada tiap-tiap hektar tanah dengan tujuan peningkatan pH atau tujuan lainnya. Beberapa metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Corey, Al-dd dan metode Knooti. Sedangkan jenis kapur yang digunakan terdiri atas kalsit, dolomit dan gypsum. Hasil analisis dari masing-masing kombinasi perlakuan antara metode perhitungan kebutuhan kapur dan jenis kapur yang berbeda, menyebabkan terjadinya dinamika sifat kimia Ultisol dan pertumbuhan tanaman jagung yang bervariasi. Kalsit yang dihitung dengan   metode Al-dd menghasilkan sifat kimia tanah yang lebih baik dari jenis kapur  yang dihitung dengan metode perhitungan lainnya, demikian juga halnya dengan pertumbuhan jagung yang ditanam pada Ultisol.


Keywords


Metode;Sifat Kimia;Pertumbuhan Jagung;Methods;Chemical Properties;Corn Growth.

Full Text:

PDF

References


Amien, L.I., C.L.I., Evensen, and R.S. Yost. 1990. Performance of some improved peanut cultivars on an acid soil of West Sumatra. Pemberitaan Penelitian Tanah dan Pupuk

: 1− 7.

Foth, Henry D. 1998. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Hakim, N., Y. Nyakpa, A.M.Lubis, S.G. Nugroho, M.R. Saul, M.A. Diha, G.B. Hong & H.H.

Bailey. 1986. Dasar-dasar ilmu tanah (TNH). Bandar Lampung: Penerbit Universitas

Lampung.

Hardjowigeno, S. 1992. Ilmu Tanah. Akamedika Pressindo. Jakarta.

Hasanuddin, Mitriani dan Barchia, 2007. Pengaruh Pengapuran dan Pupuk Kandang terhadap Ketersediaan hara P pada Timbunan Tanah Pasca Tambang Batubara. Jurnal akta Agrosia. Edisi Khusus no 1 : 1-4.

Havlin JL, JD Beaton, SL Tisdale and WL Nelson. 2005. Soil Fertility and Fertilizers. An Introduction to Nutrient Management. Seventh Edition. Pearson Education Inc. Upper Saddle River, New Jersey.

Indranada, H. K, 1989. Pengolahan Kesuburan Tanah. Bina Aksara. Jakarta.

Krebs, 1978. Ecology. The Experimental Analysis of Distribution and Abundancc. Third

Edision. Harper and Row Distribution. New York.

Marschner H. 1986. Mineral Nutrition of Higher Plants Institute of Plant Nutrition, University of Hohenheim. Fed. Rep. of Jerman.

Menlich, A. 1985. Charge properties inrelation to sorption and desorption of selected cations and anion. In R.H. Dowdy, J. A. Ryan., A.A. Volk, and D.E. Baker (eds). Chemistry in the soil environment, ASA, SSSA, WI.

Mokolobate, M.S. and R.J. Haynes, 2002. Increases in pH and Soluble Salts Influence the Effect that Additions of Organic Residues Have on Concentrations of Exchangeable and Soil Solution Aluminium. European J. Soil Sci., 53:481-489.

Notohadiprawiro, T. 1983. Persoalan Tanah Masam dalam Pembangunan Pertanian di

Indonesia. Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Nur, M. 2001. Pengaruh Pemberian Bokhasi pada Ultisol Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Serta Serapan Kalium Tanaman Jagung (Zea mays L.) Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh.

Soeprapto, 1991. Bertanam Jagung. Penerbit Swadaya. Jakarta. Susanto R, 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Yogyakarta; Kanisus


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id