Analisis Pemasaran Pupuk Urea Di Kabupaten Pidie (Studi Kasus Produk PT. Pupuk Iskandar Muda Aceh Utara)

Zeveni Zulisma Sari, Edy Marsudi, Sofyan sofyan

Abstract


Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bentuk saluran pemasaran dan lembaga pemasaran pupuk urea PT. PIM Aceh Utara di Kabupaten Pidie dan menghitung margin pemasaran serta faktor yang berperan dalam kelangkaan pupuk urea.Penelitian ini menggunakan metode survey. Jumlah sampel dari pedagang besar adalah 4 orang, dipilih dengan metode sampel total atau sensus yaitu 100% dari jumlah populasi. Sedangkan pengambilan sampel pada pedagang pengecer dipilih dengan menggunakan metode Snowball Sampling yang dimulai dengan sedikit orang dan membesar sehubungan pergerakan penelitian dan untuk sampel petani dilakukan dengan menggunakan metode Cluster Sampling atau pengambilan sampel secara kelompok atau gugus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk saluran pemasaran pupuk urea PT. PIM Aceh Utara di Kabupaten Pidie adalah bentuk saluran dua tingkat (Two Level Channel) yaitu dengan menggunakan dua perantara lembaga pemasaran seperti pedagang besar dan pedagang pengecer. Margin pemasaran di tingkat pedagang besar adalah Rp. 150/Kg lebih kecil dibandingkan dengan margin pemasaran tingkat pedagang pengecer yaitu Rp. 175/Kg. Terdapat beberapa faktor yang berperan dalam kelangkaan pupuk urea PT. PIM di Kabupaten Pidie, yaitu : realisasi penyaluran pupuk tidak sesuai dengan kebutuhan petani, adanya pihak-pihak yang melakukan penyimpangan atau kecurangan dan lemahnya pengawasan dari pihak produsen dan pemerintahan setempat.

The Marketing Analysis Of Urea Fertilizer In Pidie (Case Study Product of PT. Pupuk Iskandar Muda, North Aceh)

Abstract. This research aim to obtain the information and to analyze the marketing channel and organization of urea fertilizer of PT. PIM North Aceh in Pidie district, and to count the marketing margin along with the factors that influence the lack of urea fertilizer. The type of the research was survey method. The number of the traders was which chosen by the totol sampling method or the 100% census of the population. The method used for choosing the retailers was snowball sampling that started from a few samples then grew up along with the research movement. Meanwhile, the method used for choosing the farmer sample was cluster sampling. The result of the study showed that the marketing channel which had two mediator organizations such as the big traders and the retailers. Marketing margin on the big traders’ level was Rp. 150/Kg which was smaller than on the retailers’ level which was Rp. 175/Kg. There were three factors had roles in the lack of urea fertilizer in Pidie district: the realization of fertilizer distribution was not as the farmers’ needs, fraud and the lack of supervision by the producer and the government. 


Keywords


Pemasaran ; Saluran pemasaran ; Margin pemasaran ; Pupuk urea ; Marketing ; Marketing Channel ; Marketing Margin ; Urea Fertilizer

Full Text:

PDF

References


Firdaus, Muhammad, 2010. Manajemen Agribisnis. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia, 2013.Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 69 / Permentan / SR. 130 / 11 / 2012. Menteri Pertanian. Jakarta.

PT. Pupuk Iskandar Muda, 2014. Rekapitulasi RDKK Pupuk Urea. Aceh Utara.

PT. Pupuk Iskandar Muda, 2014. Pemasaran Urea. Aceh Utara.

PT. Pupuk Iskandar Muda, 2014. Prospek Perusahaan. Aceh Utara

PT. Pupuk Iskandar Muda, 2015. Annual Report. Aceh Utara. www.pim.co.id. Diaksespada 10 Agustus 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id