Analisis Dampak Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Terhadap Kemiskinasn Di Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh

Yuwanda Irmiyanti, Suyanti Kasimin, Teuku Fauzi

Abstract


Abstrak. Kesejahteraan  suatu  wilayah dapat di lihat dari besarnya PDRB per kapita serta peran sektor-sektor di dalamnya sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di setiap daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak ketimpangan pertumbuhan ekonomi wilayah terhadap kemiskinan di Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh yang di lihat dari tingkat PDRB per kapita. Tingkat ketimpangan pertumbuhan ekonomi di analisis dengan menggunakan ukuran koefisien variasi dari logaritma PDRB atas harga konstan 2000 dan koefisien variasi dari masing-masing variabel pertumbuhan penduduk serta kontribusi sektor industri. Adapun tingkat kecenderungan ketimpangan pertumbuhan ekonomi dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus Indeks Williamson. Hasil dari analisis menunjukkan perekonomian di 5 Kabupaten Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh selama kurun waktu 2009-2015 mengalami tingkat ketimpangan sedang sampai dengan tingggi (IW 0,38-0,62). Dari 2 variabel yang di duga mempengaruhi ketimpanganpertumbuhanekonomi wilayah maka faktor yang signifikan adalah faktor kontribusi sektor industri, sedangkan faktor pertumbuhan penduduk tidak berpengaruh terhadap ketimpangan  pertumbuhan ekonomi wilayah. Hal ini disebabkan oleh penyerapan tenaga kerja yang masih tinggi. Hasil penelitian ini juga di simpulkan bahwa bahwa semakin tinggi ketimpangan pertumbuhan ekonomi wilayah maka akan berdampak pada tingginya persentase penduduk miskin di masing-masing wilayah.   

(Analisis Of Impact Ekonomic Growth Areas On Povertyn The South West Territory Of Aceh Province)

AbstractWelfare of a area can be seen from the size of GRDP per capita and the role of sectors in it so as to produce high economic growth in each region. The purpose of this study is to analyze the impact of regional economic growth inequality on poverty in the South West Region of Aceh Province viewed from the level of GRDP per capita. The level of inequality of economic growth in the analysis by using the size of the coefficient of  variation of the GDP logarithm over 2000 constant prices and the coefficient of variation of each variable of population growth as well as the contribution of the industrial sector. The level of trends inequality of economic growth is analyzed descriptively using Williamson Index formula. The results of the analysis showed that the economy in 5 Districts of the Western Region of Aceh Province during the period of 2009-2015 experienced a low level of  moderate to high (IW 0,38-0,62)From 2 variables which is to be expected affect the imbalance of regional economic growth then a significant factor is the contribution factor of the industrial sectorwhile the population growth factor does not affect the imbalance of regional economic growth. This is due to the high employment absorption. The results of this study also concluded that the high inequality of regional economic growth will affect the high percentage of poor people in each region.

Kata Kunci : Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi, Fator-faktor Ketimpangan, Indeks Williamson.

Key Words: Economic Growth Inequality, Inequality Factors, Williamson Index.


Keywords


Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi; Fator-faktor Ketimpangan; Indeks Williamson

Full Text:

PDF

References


Arsyad, L. 2010. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE.

Badan Pusat Statistik. 2008-2015. Aceh Dalam Angka. BPS Provinsi Aceh. Banda Aceh.

Badan Pusat Statistik Nagan Raya. 2014. Nagan Raya Dalam Angka. BPS Kabupaten Nagan Raya. Suka Makmur.

Badan Pusat Statistik Nagan Raya. 2015. Nagan Raya Dalam Angka. BPS Kabupaten Nagan Raya. Suka Makmur.

Ginting Ari Mulyanta. (2013). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Pertumbuhan Sektor Sektor Keuangan terhadap Pengurangan Kemiskinan di Indonesia, Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, No. 1(2).

Gujarati. D. 1978. Ekonometrika Dasar. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Harlik. 2013. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 1 No. 2, hal. 02. Oktober 2013.

Matolla, A. A. 1985. Peranan Sektor Pertanian Terhadap Peningkatan Dan Pemerataan Pendapatan Daerah di Jawa Barat .(Tesis). Program Perencanaan Wilayah Dan Kota, Fakultas Pasca Sarjana, Instiut Teknologi Bandung, Bandung.

Mopangga. 2011.Analisis Ketimpangan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Gorontalo. Jurnal Trikonomika. Vol. 10. No. 2.

Nurhuda, Rama., Muluk, Khairul., & Prasetyo, Wima Yudo. (2012). Analisis KetimpanganPembangunan (Studi di Provinsi Jawa Timur 2005-2011). Jurnal Administrasi Publik, Vol. 1 No. 4. Sadono, Sukirno. 1985. Ekonomi Pembangunan, Penerbit FEUI.

Pamrihnan. A. 2016. Analisis Ketimpangan Pendapaten dan Indentifikasi Sektor Basis Antar Kecamatan Di Kabupaten Wonogiri tahun 2010- 2014. Jurnal Vol. 19. No. 2 ISSN (P) 1412-2200 E- ISSN 2548-1451.

Pauji Ahmad. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Ketimpangan Distribusi Pendapatan Provinsi Bali. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana. VOL.5, NO. 6.

Sugianto, FX. 2013. Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Share Sektor Industri dan Pertanian Serta Tingkat Jumlah Orang Yang Bekerja Terhadap Ketimpangan Wilayah Antar Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2002-2010. Diponegoro Journal Of Ekonomics Volume 2, Nomor 1 , Tahun 2013, Halaman 1 – 14.

Sukirno, Sadono. 2004. Ekonomi Pembangunan, Proses, Masalah dan Dasar Kebijakan. Edisi kedua. Kencana Preda Media Group. Jakarta

Todaro, M. P. 2000. Pembangunan Ekonomi Dunia Ketiga. Jilid 1, Edisi Keenam. Erlangga. Jakarta.

Todaro M.P. 2006. Pembangunan Ekonomi Dunia Ketiga. Edisi ketujuh. Erlangga, Jakarta

Umiyati Etik. 2013. Analisa Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah Di Pulau Sumatera. Jurnal Paradikma Ekonomika Vol. 1. No. 7. April 2013 Hal. 49.

Williamson, J. G. 1965. Regional and Equality and The Process of National Development; A Description of Pattern. Economic Development and Cultural Change, Vol.13, No. 4, Hal 3-45.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id