Analisis Tingkat Keberhasilan Usahatani Sayuran Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah

zahraturrahmi zahraturrahmi, Agussabti Agussabti, T Makmur

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan usahatani sayuran dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan usahatani sayuran di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah dengan menggunakan metode survei. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Chi Square dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 20 untuk melihat hubungan antara variabel terikat (Dependent variable) dengan variabel bebas (Independent variabel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan usahatani sayuran di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah dalam kategori tingkat keberhasilan usahatani sedang dengan nilai skor sebesar 2,10 dengan persentase rata-rata 58,7 %. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usahatani sayuran adalah faktor karakteristik petani (X1), faktor modal (X2), faktor inovasi (X3), dan faktor motivasi petani (X5). Sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi keberhasilan usahatani adalah faktor peran penyuluh (X4) yang dapat dilihat dari nilai X2hitung < X2tabel dan pada taraf signifikansi 0,05 nilai Asymp.Sig yang diperoleh adalah 0,526 lebih besar dari 0,05 yang berarti tidak signifikan dan semakin tidak erat pengaruhnya terhadap keberhasilan usahatani sayuran.

Success Rate Analysis Of Vegetables Farming In The Permata District Of Bener Meriah

The purpose of this study was to assess the success of vegetable farming and the factors that influence the success of vegetables farming in the district of Permata Bener Meriah. This research was conducted in the district of Bener Meriah district Permata using survey methods. Analysis of the data used is the statistical test Chi Square by using SPSS version 20 to see the relationship between the dependent variable (dependent variable) with independent variables (independent variables). The results showed that the success rate of vegetable farming in the district of Bener Meriah district Permata in the category of farming success rate was with a score of 2.10 with an average percentage of 58.7%. Based on the results of the analysis showed that the factors that influence the success of vegetable farming is characteristic factors of farmers (X1), capital factors (X2), innovation factor (X3), and farmer motivation factor (X5). While the factors that do not affect the success of the farm is the role of extension factor (X4) which can be seen from the X2count< X2table and at significance level 0.05 Asymp value. Sig obtained was 0,526 greater than 0.05, which means not significant and increasingly strong influence on the success of vegetables farming.

 

Kata Kunci : Keberhasilan Usahatani Sayuran; Kepastian Pasar ;Produktivitas dan Keberlanjutan Usahatani

Keywords : Vegetables Farming Success ; Market Certainty ; Productivity and Business Continuity


Keywords


Kata Kunci : Keberhasilan Usahatani Sayuran; Kepastian Pasar ;Produktivitas dan Keberlanjutan Usahatani Keywords : Vegetables Farming Success ; Market Certainty ; Productivity and Business Continuity

Full Text:

PDF

References


Agussabti. 2002. Kemandirian Petani Dalam Pengambilan Keputusan Adopsi Inovasi Petani Sayuran Di Jawa Barat. Disertasi. Program Pascasarjana. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan dan Praktek. PT. Rineka Cipta. Jakarta.

Badan Pusat Statistika. 2012. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Bener Meriah Provinsi Aceh.

Indriyatni, L. 2013. Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Keberhasilan Usaha Mikro dan Kecil(Studi Pada Usaha Kecil Di Semarang Barat). STEI Pelita Nusantara, Semarang.

Kementrian Pertanian. 2016. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Puslibang Sosek [Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian]. 2004. Himpunan Berbagai Pikiran Tentang Pembangunan Pertanian Periode 2005-2020. Analisis Kebijakan Pertanian Vol.(2) 4. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian.

Puspadi, K. 2002. Rekonstruksi Sistem Penyuluhan Pertanian. Disertasi. Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

Rogers dan Soemaker. (Eds). 1987. Memasyarakatkan Ide-ide Baru. Surabaya: Usaha Nasional.

Slamet, M. 1987. “Memantapkan Penyuluhan Pertanian di Indonesia” . Makalah

di sampaikan pada Kongres Penyuluhan Pertanian di Subang tanggal 4-6 Juli1987.

Slamet, M., 2006. Paradigma Baru Penyuluhan Pertanian di Era Otonomi Daerah. Makalah disajikan dalam Pelatihan Penyuluhan Pertanian di Universitas Andalas. Juli 2006.

________. 1995.“Sumbang Saran Mengenai Pola Strategi dan Pendekatan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian pada PJP II”. Makalah disampaikan pada Lokakarya Dinamika dan Perspektif Penyuluhan Pertanian pada PJP II di Bogor, tanggal 4 – 5 Juli 1995.

___ . 2003. “Pemberdayaan Masyarakat.” DalamMembentuk Pola PerilakuManusia Pembangunan. Disunting oleh Ida Yustina dan Adjat Sudradjat. Bogor: IPB Press.

Subagio, H. 2008. Peran Kapasitas Petani dalam Mewujudkan Keberhasilan Usahatani : Kasus Petani Sayuran dan Padi di Kabupaten Malang dan Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.

Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi. PT. Raja Grafindo. Jakarta.

Soekartawi. 1998. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. UI Press. Jakarta.

Young D. L. 1979. Risk Preference of Agricultural Producers: Their Use in Extension and Research.American Journal Agricultural Economics. Vol. 61.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id