Laju Infiltrasi Lubang Resapan Biopori (LRB) Berdasarkan Jenis Bahan Organik Sebagai Upaya Konservasi Air dan Tanah

Seva Darwia, Ichwana Ichwana, Mustafril Mustafril

Abstract


Abstrak. Kota Banda Aceh menjadi daya tarik bagi masyarakat sebagai sentral kegiatan pendidikan dan ekonomi, sehingga membawa pengaruh bertambahnya jumlah penduduk yang menyebabkan kebutuhan lahan semakin meningkat. Lahan yang sebelumnya berfungsi sebagai daerah resapan air tersebut mengalami konversi lahan yang menyebabkan berkurangnya daerah resapan air sehingga ketika terjadinya hujan dengan intensitas tinggi air hujan tidak secara maksimal terinfiltrasi ke dalam tanah dan terjadi penggenangan. Maka, diperlukan upaya untuk meresapkan air hujan yang efektif  ke dalam tanah dengan menggunakan lubang resapan biopori. Salah satu tempat yang ingin diketahui besarnya laju infiltrasi menggunakan lubang resapan biopori adalah di lima halaman rumah dengan luas bidang kedap yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah lubang biopori yang dibutuhkan di setiap rumah serta mengetahui jumlah volume air yang terinfiltrasi. Jumlah volume air yang terinfiltrasi pada rumah A yaitu 2,88 ml, pada rumah B yaitu 6,12 ml, pada rumah C yaitu 10,24 ml, pada rumah D yaitu 4,26 ml, pada rumah E yaitu 2,17 ml selama pengukuran. Jumlah ideal LRB yang dibutuhkan pada setiap halaman rumah A, B, C, D dan E berturut-turut adalah 82, 51, 27, 71, dan 230 lubang dengan intensitas hujan sebesar 6,62 cm/jam.

Infiltration Rate of Absorption Holes Biopore Based on Type of Organic Material as Water and Soil Conservation Efforts

AbstractBanda Aceh appeal to the public as the central economic and educational activities, this bringing the influence of growing population and increasing land needs. Increasing population it brings increased land requirements. Previous land serves as the water catchment area of land conversion experience leading to reduced water catchment areas. So, when it rains with high intensity of rain water, is not optimally infiltrated into the soil and flooding occurred. We need efforts are needed to effectively absorb rain water into the ground. One of the places to know the magnitude of infiltration using biopori absorption holes are in five broad areas of the home page with different impermeable. This study aims to determine the amount of absorption wells which are needed in every houses and to know the volume of water that infiltrated. The total volume of water that infiltrated the house of A is 2.88 ml, at the house of B is 6.12 ml, at the house of C is 10.24 ml, at the house of D is 4.26 ml, at the house of E is 2.17 ml for measurement. LRB ideal amount needed at every driveway A, B, C, D and E are respectively is 82, 51, 27, 71, 230 holes with rain intensity of 6.62 cm / hour.

 


Keywords


Infiltrasi; Lubang Resapan Biopori; Konservasi Air dan Tanah; Infiltration; Absorption Holes Biopore; Water and Soil Conservation

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 2000. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bogor.

Brata, K, R. dan Nelistya, A. 2008. Lubang Resapan Biopori. Penebar Swadaya, Jakarta.

Ichwana dan Erina, N. 2008. Teknik Pembuatan Lubang Resapan Biopori untuk Meningkatkan Kapasitas Infiltrasi, Kuliah Kerja Lapangan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.

Rahayu S, et al. 2009. Monitoring Air di Daerah Aliran Sungai. World Agroforestry Center Southeast Asia Regional Office, Bogor.

Sukrianto, T. 1990. Analisis keberhasilan Kegiatan Konservasi Tanah dan Air Dalam Rangka Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Tesis, IPB. Bogor.

Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan Berkelanjutan. Andi Offset, Yogyakarta.

Wilson, E. M. 1993. Hidrologi Teknik, Edisi Keempat. Penerbit ITB, Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id