Pengaruh Ekstrak Kulit Jengkol dan Umbi Gadung Racun Terhadap Mortalitas Keong Mas (Pomacea canaliculata Lamarck)

Mohammad Ikhsan, Husni Husni, Alfian Rusdy

Abstract


Abstrak: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi aplikasi ekstrak kulit jengkol dan ekstrak umbi gadung racun berpengaruh terhadap penghambatan makan, waktu kematian dan mortalitas keong mas. Persentase penghambatan makan tertinggi terdapat pada perlakuan J3G3 rata-rata 3,77%. Aktifitas makan keong mas mengalami penghambatan karena peran senyawa alkaloid pada ekstrak kulit jengkol yang bersifat racun perut bersinergi dengan senyawa HCN yang membuat metabolisme keong mas terganggu. Waktu kematian tertinggi terdapat pada perlakuan J3G3 dengan jumlah kematian 10 ekor. Kecepatan kematian keong mas sangat ditentukan oleh tingginya kandungan senyawa toksik yang terdapat pada berbagai perlakuan konsentrasi ekstrak kulit jengkol dan umbi gadung racun, dimana semakin tinggi kandungan senyawa toksik yang terdapat pada ekstrak kulit jengkol dan umbi gadung racun maka kematian keong mas akan semakin cepat. Mortalitas keong mas tertinggi terdapat pada perlakuan J3G3 yang mencapai 100%. Tingginya mortalitas keong mas dipengaruhi oleh senyawa toksik yang terdapat pada ekstrak kulit jengkol yaitu alkaloid, steroid/triterpenoid, saponin, flavanoid dan tanin bersinergi dengan senyawa toksik yang terdapat pada umbi gadung racun yaitu dioskorin dan asam sianida.

The Effect of  Jengkol Peel Extract and Gadung Tuber on the Mortality of The Golden Snail (Pomacea canaliculata Lamarck

Abstract. The results showed that the combination of jengkol peel extract and gadung tuber extract had an effect on feeding inhibition, time of death and mortality of golden snails. The highest percentage of food inhibition was found in the J3G3 treatment, an average of 3.77%. The activity of eating golden snails was hampered because of the role of alkaloid compounds in jengkol skin extract which is a stomach poison in synergy with HCN compounds that interfere with the metabolism of golden snails. The highest time of death was found in the J3G3 treatment with 10 deaths. The speed of death of golden snails is largely determined by the high content of toxic compounds found in various concentrations of extracts of jengkol peel and gadung tubers, where the higher the content of toxic compounds contained in the extracts of jengkol peel and gadung tubers. the faster the death of the golden snail. The highest gold snail mortality was found in the J3G3 treatment which reached 100%. The high mortality of golden snails is influenced by the toxic compounds found in the jengkol peel extract, namely alkaloids, steroids/triterpenoids, saponins, flavonoids and tannins that synergize with toxic compounds found in gadung tubers, namely dioscorin and cyanide acid.

 


Keywords


Mortalitas; Keong mas; Jengkol; Umbi gadung racun; Mortality; Golden Snail; Jengkol; Gadung tuber

Full Text:

PDF

References


Ambarningrum, T. Arthad, B. Pratiknyo, H. & Priyanto, S. 2012. Ekstrak Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum): Pengaruhnya Sebagai Anti Makan dan Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Makanan Larva Instar V Heliothis armigera. Jurnal Sains MIPA Universitas Lampung, 13(3), 155-170.

Anggraini & Dyah, O. 2009. Uji Efektivitas Ekstrak Mahkota Dewa (Phaleria papuena Warb.) Terhadap Mortalitas Ulat Daun Kubis (Plutella xylostella L.) pada Tanaman Caisin. Skripsi S1. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 50 hal.

Astuti, P. 2013. Uji Efektivitas Kulit Buah Jengkol (Pithecolobium lobatum) Terhadap Kematian Siput Murbei (Pomacea canaliculata). Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian. 37(2), 40-45.

Boesri, H. & Priyanto, H. 2017. Potensi Umbi Gadung (Dioscorea hispida) dan Daun Zodia (Euodia suaveolens) sebagai Insektisida Nabati. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 27(1), 49-56.

Ferinda, M. Solikhin, S. Indriyati, I. & Susilo, F. X. 2018. Daya Racun Ekstrak Umbi Gadung (Discorea hispida Dennst) Terhadap Hama Keong Mas (Pomacea sp.) dan Ikan Lele (Clarias sp.) di Rumah Kaca. Jurnal Agrotek Tropika. 6(3).

Francis, G. Keren, Z. Makkar, H. P. S. & Becker. 2002. The Biological Action of Saponins in Animal Systems: A Review. British Journal of Nutrition. 88:587-605.

Isnaningsih, Rohmatin, N. & Marwoto, M. 2011. Keong Hama Pomacea di Indonesia: Karakter Morfologi dan Sebarannya (Mollusca, Gastropoda: Ampullariidae). Berita Biologi. 4 (11), 441-447.

Juwita, E. & Mahatma, R. 2014. Mortalitas dan Pertumbuhan Larva Nyamuk Culex Sp. Akibat Pemberian Ekstrak Kulit Jengkol (Archidendron pauciflorum Benth.). Jurnal Universitas Riau. 16(3), 185-174.

Kardinan, A. 2011. Penggunaan Pestisida Nabati Sebagai Kearifan Lokal dalam Pengendalian Hama Tanaman Menuju Sistem Pertanian Organik. Pengembangan Inovasi Pertanian. 4(4), 262-278.

Laoh, H. Rustam, R. & Permana R. 2013. Pemberian Beberapa Konsentrasi Tepung Biji Pinang (Areca catechu L.) Lokal Riau untuk Mengendalikan Hama Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) pada Tanaman Padi. PEST Tropical Journal. 1 (2), 145– 157.

Matsushita, H. Mio, T. & Haruko, O. 2002. Porcine Pancreatic α-amylase Shows Binding Activity Toward N-linked Oligosaccharides of Glycoproteins. The Journal of Biological Chemistry. 277, 268-287.

Mawardi, M. Elfrida, E. & Fitri, R. 2018. Pengaruh Ekstrak Kulit Jengkol dan Daun Sri Rejeki Terhadap Mortalitas Keong Mas (Pomacea canaliculata). Jurnal Jeumpa, 5(1), 56-64.

Musman, M. 2010. Tanin Rhizophora mucronata sebagai Moluskisida Keong Mas (Pomacea canaliculata). Bionatura. 12(3), 184-189.

Musman, M. Sofia, F. & Kurnianda, V. 2012. Selektivitas fraksi Rf< 0, 5 ekstrak etil asetat (EtOAc) biji putat air (Barringtonia racemosa) terhadap keong mas (Pomacea canaliculata) dan ikan lele lokal (Clarias batrachus). DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan. 1(2).

Pambayun, R. Gardjito, M. Sudarmadji, S. & Kuswanto, R. 2007. Phenolic Content and Antibacterial Properties of Various Extracts of Gambir (Uncaria gambir Roxb). Indonesian Journal of Pharmacy. 18(3), 141-146.

Prijono, D. 2002. Pengujian Keefektifan Campuran Insektisida: Pedoman Bagi Pelaksanaan Pengujian Efikasi Untuk Pendaftaran Pestisida. Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Putra, S. & Zein, S. 2016. Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Serai (Andropogon nardus) Terhadap Mortalitas Hama Keong Mas (Pomacea caniculata L.). Bioedukasi. 7(1), 43-56.

Santoso, B. Pratama, F. Hamzah, B. & Pambayun, R. 2015. Karakteristik Fisik dan Kimia Pati Ganyong dan Gadung Racun Termodifikasi Metode Ikatan Silang, Agritceh. 35(3), 273-279.

Sudarmo, S. 2005. Teknologi Tepat Guna Pestisida Nabati, Pembuatan dan Pemanfaatannya. Kanisius. Jakarta. 60 hal.

Telaumbanua, Y. 2017. Uji Potensi Sari Pati Gadung racun (Dioscorea hispida) sebagai Bioinsektisida Hama Walang Sangit (Leptocorisa acuta) Tanaman Padi. Skripsi S1 Progam Studi Pendidikan Biologi STKIP-PGRI. Lubuklinggau. 54 hal.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v6i3.17544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id