Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah

Fajar Rizki, Syafriandi Syafriandi, Kiman Siregar

Abstract


Abstrak. Pengeringan hybrid merupakan pengeringan yang menggunakan dua atau lebih sumber energi untuk proses penguapan air. Teknologi ini merupakan alternatif teknologi untuk pengeringan produk pertanian. Pengeringan mekanis sistem hybrid pada prinsipnya sama seperti pengeringan mekanis pada umumnya. Prosedur penelitian pengeringan ikan keumamah dilakukan dengan menyiapkan peralatan pengujian dengan memasang komponen yang diperlukan.Pengujian ditempatkan di tempat yang terbuka.Sebelum penelitian, alat ukur yang digunakan harus dikalibrasi temperatur terlebih dahulu.Pengujian pada alat pengering dengan tanpa bahan sebelum digunakan. Menyiapkan sampel, kemudian dibersihkan serta dimasukkan kedalam rak pengering. Ikan yang telah dikeringkan kemudian ditimbang per jam. Hasil penelitian dari proses pengeringan ikan keumamah dengan 1 kg tempurung pada per jam sekali menghasilkan rata-rata suhu 43 oC. Iridiasi surya menghasilkan nilai total pengeringan hybrid sebesar 4,701 MJ dan total energi pengeringan untuk pengeringan surya adalah sebesar 3,086 MJ. Laju pengeringan ikan keumamah mengasilkan rata-rata pengeringan hybrid sebesar 0,2% dan pengeringan surya sebesar 0,1% dengan nilai hasil kelembaban udara rata-rata pengeringan hybrid sebesar 45,3 oC dan pengeringan surya sebesar 56,9 oC. Hasil kecepatan udara rata-rata pengeringan hybrid sebesar 2,3 m/s dan pengeringan surya 2,0 m/s.

Modification of Dryer of Hybrid Type Rack Models In Keumamah Fish

Abstract. Hybrid drying is drying that uses two or more sources of energy for the process of evaporation of water. This technology is an alternative technology for drying agricultural products. The mechanical drying of a hybrid system is in principle the same as mechanical drying in general. The procedure of research of drying common fish is done by, Prepare the testing equipment by installing the required components. Testing is placed in an open place.Testing on the dryer with an empty load before use.Prepare the sample, then cleaned and put into the drying rack.The dried fish is then weighed per hour.The results of the research process of drying the common fish with 1 kg of shell on an hourly basis produces an average temperature of 43 oC. Solar irridiation produces a total hybrid drying value of 4,701 MJ and total drying energy for solar drying is 3,086 MJ. The rate of drying of common fish yields an average hybrid drying of 0.2% and solar drying of 0.1% with an average humidity yield of hybrid drying of 45.3 oC and solar drying of 56.9 oC. The results of the average air speed of hybrid drying is 2.3 m/s and solar drying is 2.0 m/s.


Keywords


Pengeringan Hybrid; Ikan Keumamah dan Tempurung Kelapa; Hybrid Drying; Keumamah Fish and Coconut Shell

Full Text:

PDF

References


Hadi, 2015. Laju Pengeringan Kapulaga Menggunakan Alat Pengering Efek Rumah Kaca Dengan Bantuan Tungku Biomassa. Jurnal Institut Teknologi Padang. Vol. 5 No. 1:49-58.

Hanafi, R. 2016. Modifikasi dan Uji Kinerja Alat Pengering Energi Surya-Hybrid Tipe Rak untuk Pengeringan Ikan Teri. Skripsi, Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Unsyiah, Banda Aceh.

Himawanto. D. A. dan M. Nadjib. 2013. Pengeringan Tembakau Dengan Sistem Hybrid. Jurnal Ilmiah Semesta Teknika. Vol. 16 No. 1: 1-9.

Munandarsyah, M. 2018. Peningkatan Kinerja Hybrid Melalui Tungku Biomassa Pengeringan Ikan Tongkol (Euthynus Affinis). Skripsi, Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Unsyiah, Banda Aceh. Nursanti, 2010. Kinerja Alat Pengering Hybrid Tipe Rak Untuk Pengeringan Biji Kakao. Skripsi. Universitas Lampung. Lampung.

Nursanti, 2010. Kinerja Alat Pengering Hybrid Tipe Rak Untuk Pengeringan Biji Kakao. Skripsi. Universitas Lampung. Lampung.

Setiawan, E. 2014. Uji Kinerja Pengering Tipe Efek Rumah Kaca Dengan Penambahan Kipas (BladeFan) Untuk Pengeringan Cabai Merah (Capsicum annum L). Skripsi. Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Siregar, K. 2001. Uji Kinerja Mesin Pengering Tipe Bak Yang Menggunakan Penukang Panas Pipa Vertikal Sebagai Penyedia Panas. Skripsi, Jurusan Teknik Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB, Bogor.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i1.13769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id