Analisis Neraca Air Permukaan Sub DAS Krueng Khee Kabupaten Aceh Besar

Arini Putri, Susi Chairani, Ichwana Ichwana

Abstract


Pengetahuan mengenai ketersediaan air dan kebutuhan air sangat penting untuk mengetahui keseimbangan air. Perhitungan neraca air permukaan dilakukan untuk mengetahui kemampuan ketersediaan air permukaan pada Sub DAS Krueng Khee untuk memenuhi kebutuhan air domestik dan irigasi. Data klimatologi dan sosial pada tahun 2014 yang digunakan pada penelitian. Berdasarkan penelitian ini diketahui potensi air permukaan Sub DAS Krueng Khee berasal dari air sungai dan curah hujan efektif. Jumlah potensi air dari air sungai pada tahun 2014 adalah 16.891.372,8/tahun. Ketersediaan air yang berasal dari curah hujan efektif digunakan untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan air irigasi. Kebutuhan air yang terdapat di Sub DAS Krueng Khee meliputi: kebutuhan air domestik, irigasi, peternakan, dan industri. Analisis neraca air permukaan dilaksanakan dengan mengurangkan input air permukaan dengan output air pada daerah penelitian. Keseimbangan air permukaan (surface water balance) yang dicapai untuk memenuhi kebutuhan air di Sub DAS Krueng Khee pada tahun 2014 adalah: Perubahan simpanan air permukaan ( maksimum yaitu 4.279.181,10 /bulan pada bulan Januari (surplus), rata-rata yaitu 1.255.403,945 /bulan dan minimum yaitu 383.486,90/bulan pada bulan Oktober. Sepanjang tahun 2014 tidak terjadi kekurangan ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan air total Sub DAS Krueng Khee.
Knowledge about water availability and water demand is significant to water balance awareness. Accounting surface water balance is to find out capability of surface water availability in Sub Watershed Krueng Khee in order to fulfill domestic and irigation water demand. Chilmatology and social data in year 2014 were used in this research. Based on the result the source of surface water potential in Sub Watershed Krueng Khee source are river water and effective rainfall. The amount of water potential from the river in year 2014 was 16.891.372,8/year. The water availability from effective ranfall used to fulfill irigation. Water demand in Sub wathershed Krueng Khee divers from domestic water demand, irigation, livestock and industry. Surface water balance analysis perfomed by subtracting input surface water with the water output in the research area. Surface water balance achieved to fulfill water demand in Sub Watershed Krueng Khee in 2014: surface water storage ( maximum was 4.279.181,10 /month in January (surplus), average was 1.255.403,945 / month and minimum was 383.486,90/month in October. Throughout the year 2014 there was no shortage of water availability to fulfill the water demand in Sub Wathershed Krueng Khee



Keywords


kebutuhan air; ketersediaan air;neraca air permukaan water demand; water availability; surface water balance

Full Text:

PDF

References


Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya. 2007. Pengembangan SistemPenyediaan Air Minum. Direktorat Bina Teknik, Jakarta.

Hamzah, M. 2015. Analisis Curah Hujan Efektif Harian Untuk Menentukan Pola Tanam Pada Sawah Tadah Hujan di Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Skripsi. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Kodaotie, R.J. dan R. Sjarief. 2008. Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. ANDI. Yogyakarta.

Mawardi, M. 1990. Hidrologi Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Zulkipli, S, Soetopo dan P, Hari. 2011. Analisis Air Permukaan DAS Reggung Untuk Kebutuhan Air Irigasi dan Domestik Penduduk Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Teknik Pengairan. 3(2) : 87-96


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id