PERSEPSI RESIKO PENCEGAHAN BENCANA DAN PENAMPILAN GURU SD DALAM MENGURANGI DAMPAK BENCANA GEMPA

yusnidar yusnidar, Rachmalia Rachmalia

Abstract


Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melalui pendidikan siaga bencana untuk menghindari dan mengurangi dampak bencana perlu menjadi perhatian guru di sekolah. Sekolah merupakan tempat berkumpul banyak individu saat kegiatan belajar mengajar yang rawan terhadap resiko bencana seperti korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Pencegahan dan Penampilan Guru Sekolah Dasar dalam mengurangi dampak Bencana Gempa di Kota Banda Aceh. Penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional study, dilakukan pada populasi seluruh guru yang ada di 8 Sekolah Dasar yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 90 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku dalam bentuk Skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Analisa univariat hasil penelitian menunjukkan persepsi responden tentang kemungkinan terjadi bahaya dan konsekuensi dari bencana gempa di Kota Banda Aceh mayoritas responden berada pada kategori baik yaitu 64 (71,1%), persepsi responden tentang peran pendidikan berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), persepsi responden tentang  fatalistic berada pada kategori baik yaitu 74 (82,2%), dan penampilan responden berada pada kategori baik yaitu 62 (68,9%). Disarankan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh untuk bekerja sama dengan Instansi yang berfokus pada upaya PRB dalam mendukung pihak sekolah dengan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan guru tentang kebencanaan.


Full Text:

PDF

References


Adiyoso, W., & Kanegae, H. (2011). Aktifitas dampak penerapan pendidikan kebencanaan disekolah terhadap kesiapsiagaan siswa menghadapi bencana tsunami di Aceh, Indonesia. Pusbindiklatren, 57-66.

Baytiyeh, H., & Okal, A. (2016). High school students’ perception of earthquake disaster: A comporative study of Lebanon and Tukey. Journal of Disaster Risk Reduction, 56-63

Desfandi, M. (2014). Urgensi kurikulum pendidikan kebencanaanberbasis kearifan lokal di Indonesia. Sosio Didaktika, 1(2).

Dewi, A. K. et all. (2014). Kapasitas masyarakat sekitar kampus ITB dalam menghadapi gempabumi. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana,5 (1), 11-24.

Daud, R., Adellia, S., Milfayetty, S., & Dirhamsyah (2014). Penerapan pelatihan siaga bencana dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan komunitas SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jurnal Ilmu Kebencanaan, 1 (1), 26-34.

Honesti, L., & Djali, N. (n.d.). Pendidikan kebencanaan di sekolah- sekolah di Indonesia berdasarkan beberapa sudut pandang disiplin ilmu pengetahuan. Jurnal Momentum, 12 (1), 51-56.

Indriasari, F. N. (2016). Pengaruh pemberian metode simulasi siaga bencana gempa bumi terhadap kesiapsiagaan anak di Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Soedirman, 11(3), 1-7.

Kumara, A., & Susetyo, Y. F. (2008). Hubungan sistem kepercayaan dan strategi menyelesaikan masalah pada korban bencana gempa bumi. Jurnal Psikologi, 35(2), 116-150.

Kusuma, D. A. (2017). Persepsi warga sekolah terhadap sekolah siaga bencana di SDIT Ar-Raihan Bantul. Retrived from https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://elibrary.almaata.ac.id/822/1/NASKAH%2520PUBLIKASI.pdf&ved=2ahUKEwi4hMObwJzjAhUj63MBHf-dDCkQFjAAegQIAxAC&usg=AOvVaw0HRbztTmZ7wAwI9DJtZIt7

Luthfi (2019). Bencana sebagai peringatan Tuhan. Retrived from https://www.kompasiana.com/luthfi-muhammad/5607a2f18023bdc414beabd4/bencana-sebagai-peringatan-tuhan

Ningsih, R. (2015). Pemanfaatan fasilitas dan sumber dalam inplementasi kurikulum 2012 di SMP Negeri 1 Sawit Boyolali. Di unduh dari www.eprints.ums.ac.id

Nurjauhara & Rachmalia (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi pihak sekolah dalam pengurangan resiko bencana di Sekolah Dasar Wilayah Kota Banda Aceh. Skripsi.

Noni, Body, R., Rifwan, F., & Silalahi, J. (2018). Persepsi guru SMK jurusan bangunan sekota Padang tentang perlunya pendidikan mitigasi bencana gempa dan tsunami. Jurnal Teknik Sipil, 5 (1), 2151-2157.

Oktari, S. R., Shiwaku, K., Munadi, K., Syamsidik, & Shaw, R. (2018). Enhancing community resilience towards disaster: The contributing factors of school-community collaborative network in the tsunami affected area in Aceh. International Journal of Disaster Risk Reduction, 29, 3-12.

Paidi (2012). Pengololaan manajemen resiko bencana alam di Indonesia. Manajemen, 37-41.

Polit, D. F., & Beek, C. T. (2008). Nursing reseach: Generating and Assessing Evidence for Nursing, (8th ed.). Philadelphia, PA: Lippincott Williams & Wilkins.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (2007). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan.

Rahmadi, I.W. (2016). Efektifitas bahan ajar buku panduan pembelajaran kebencanaan Kabupaten Klaten pada bencana gempa bumi melalui strategi card sort terhadap hasil belajar siswa ekstrakurikuler sekolah siaga bencana di SMK Kristen 5 Klaten. Retrived from https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://eprints.ums.ac.id/46855/16/NASKAH%2520PUBLIKASI%2520REV.pdf&ved=2ahUKEwjVoOGoxpzjAhVC8XMBHXsQBwM4ChAWMAF6BAgHEAE&usg=AOvVaw0zjC2E9ikggy6xSaMatklA

Rusilowati, Supriyadi, Binadja, & Mulyani (2012). Mitigasi bencana alam berbasis pembelajaran bervisi science envirotment technology and society. Jurnal Pendidikan Fisika,8, 51-60.

Rusvidianti, F. & Indrojarwo, B. T. (2015). Desain kelas darurat pasca bencana untuk sekolah dasar di Indonesi. Jurnal Sains dan Seni ITS, 4 (2), 55-58.

RTRW Kota Banda Aceh (2009-2029). Rencana tata ruang wilayah kota banda Aceh (2009-2029). Pemerintah Kota Banda Aceh.

Sabir, A., & Phil, M. (2016). Gambaran Umum persepsi masyarakat terhadap bencana di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial, 5(3), 304-326.

Satria, B. (2018). Sarana dan prasarana pendukung kesiapsiagaan bencana sekolah. Idea Nursing Journal, 9 (1), 42-46.

Sakurai, A., Bisri, M., Oda, T., Oktari, R., Murayama, Y., Nizammudin, & Affan, M. (2018). Exploring minimum essentials for sustainable school disaster preparedness: a case of elementary schools in Banda Aceh City, Indonesia. International Journal of Disaster, 73-83.

Suharwoto, S. Dkk (2015). Modul 3 pilar 3–pendidikan pencegahan dan pengurangan resiko bencana. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan. Jakarta. Retrived from https://sekolahramahanak.files. Wordpress.com/2013/11/css-module-3-hires. pdf.

Susanto, (2012). Peranan k3 dalam manjemen bencana. Artikel. Retriaved from http://emprints.undip.ac.id/42901/1/NASKAHII.pdf.

Tuswadi & Hayasyi, T. (2014). Disaster Prevention Education in Merapi Volcano Area Primary School: Focusing on Students’ Perception and Teachers’ Performance. Procedia Environmental Sciences, 668-677.

Wibowo, A. (2014). Implementasi Sekolah Siaga Bencana (SSB) pada SMK Nasional Berbah. Skripsi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JIM FKEP

JURNAL ILMIAH MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN

ISSN (Online) : 2716-3555

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:jim.fkep@unsyiah.ac.id