PERBEDAAN RERATA PANJANG SIKLUS MENSTRUASI ANTARA MAHASISWI BERSTATUS GIZI OBESITAS DENGAN STATUS GIZI NORMAL DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Ikhsanuddin Basili, Tgk. Puspa Dewi, Marisa Marisa

Abstract


Gangguan siklus menstruasi berkaitan dengan penurunan fertilitas dan berbagai gangguan kesehatan organ reproduksi.Obesitas merupakan salah satu faktor terjadinya gangguan siklus menstruasi. Wanita obesitas akan lebih mudah mengalami gangguan siklus menstruasi akibat pengaruh adipocytederived hormone leptin yang berasal dari lemak tubuh. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cross sectional.Responden penelitian berjumlah 70 orang.Teknik pengambilan sampel dengan metode Total Sampling.Data mengenai siklus menstruasi didapatkan dari wawancara menggunakan kuesioner sedangkan indeks masa tubuh didapatkan dari pengukuran langsung. Dari hasil penelitian diperoleh data 50 % responden dengan status gizi obese  dan 50 % responden dengan status gizi normal. Data dianalisis menggunakan Uji Mann-Whitney didapatkan nilai tengah panjang siklus menstruasi responden berstatus gizi obese adalah 38 hari sedangkan nilai rerata panjang siklus menstruasiresponden berstatus gizi normal adalah 29 hari.Hasil bivariate menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata panjang siklus menstruasi antara status gizi obese dan status gizi normal dengan p value sebesar 0,001.Kesimpulan dari penelitian, responden yang memiliki status gizi obese memiliki nilai rata-rata siklus menstruasi lebih panjang dibandingkan responden yang berstatus gizi normal.

Kata kunci:Obese, Siklus Menstruasi, Status Gizi

Menstruation cycle derangement related to decrease of fertility and various reproduction organ health problems. Obesity is one of factors that lead to menstruation cycle derangement. Obese woman tends to be more prone to experience menstruation cycle derangement due to leptin adipocytederived hormone which comes from body fat. This research is observational analytic with cross sectional design. Respondent of this research were 70 people. Sampling technique was total sampling method. Data of menstruation cycle obtained from interview by using questionnaire while body mass index obtained from direct measurement. Research result showed data of 50% respondent with obese nutritional status  and 50% respondent with normal nutritional status. Data was analyzed by using Mann-Whitney test showed that median value of respondent menstruation cycle length with normal nutritional status was 38 days while mean value of respondent menstruation cycle length with obese nutritional status was 29 days. Bivariate result showed that there was a different between mean value of menstruation cycle length with obese nutritional status and normal nutritional status with p value 0.001. Conclusion of this research, respondent with obese nutritional status had mean value of longer menstruation cycle compared with respondent with normal nutritional status.

Keywords: Obesity, Menstrual cycle, Nutritional Status



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.