ISOLASI Aspergilus sp. PADA PARU-PARU AYAM BROILER

Ananda Putri Lestari, Erina Erina, Ummu Balqis

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Aspergillus sp pada paru-paru ayam broiler. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 paru-paru ayam broiler yang diambil secara acak dari tempat pemotonan unggas Peunayong Banda Aceh. Isolasi Aspergillus sp. dilakukan sesuai dengan metode Thompson. Sampel dicuci dengan aquades steril yang berisi antibiotik selanjutnya ditanamkan pada media Sabouraud’s Dextrose Agar (SDA) kemudian diinkubasikan pada suhu kamar selama 1-2 minggu. Pertumbuhan morfologi koloni Aspergillus diamati secara makroskopis. Koloni yang diduga Aspergillus sp diperiksa secara mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Aspergillus sp. dapat diisolasi pada 1 dari 15 sampel paru-paru. Dapat disimpulkan bahwa hanya 1 sampel (6,67%) dapat diisolasi Aspergillus sp.

 

ABSTRACT

This research aimed to isolate Aspergillus sp from the lungs of broiler chicken. Samples used in this research were 15 broiler chicken lungs taken randomly from the poultry of slaughter house Peunayong Banda Aceh. Isolation of Aspergillus sp was done based on Thompson method. The samples were washed with sterile aquadest containing antibiotics before implanted on Sabouraud’s Dextrose Agar (SDA), then incubated at room temperature for 1-2 weeks. The plate was observed from Aspergillus sp colony macroscopically and microscopically. Data were analyzed descriptive. The result of examination showed that Aspergillus sp can be isolated 1 out of 15 lungs. It can be concluded that just 1 (6,67%) of the lung samples infected with Aspergillus sp.



Keywords


Aspergillu sp., paru-paru, ayam broiler

Full Text:

PDF

References


Ahmad, R,Z. 2009. Cemaran Kapang pada Pakan dan Pengendaliannya. Jurnal Litbang Pertanian. 28(1):18.

Ariana, D. 2016. Identifikasi Spesies Jamur pada Rumah Makan di Kawasan Stasiun Gubeng Surabaya. The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist. 2(2):31-37.

Arne, P., S. Thierry, D. Wang, M. Deville, G.L. Loch, A. Desoutter, F. Femeni, A. Nieguitsila, W. Huuang, R. Chermette, dan J. Guillot. 2011. Aspergillus fumigatus in Poultry. International Journal of Microbiology. 1-14.

Budiarti, S.W., H. Purwaningsih, dan Suwarti. 2013. Kontaminasi Fungi Aspergillus sp. pada Biji Jagung di Tempat Penyimpanan dengan Kadar Air yang Berbeda. Seminar Nasional Serealia. 482.

Darminto Dan S. Bahri. 1998. Mengenal Penyakit-Penyakit Menular Penting pada Burung Unta (Struthio camelus). Wartazoa. 7(1):29.

Djaenuddin, G., R.Z. Ahmad, dan Istiana. 2004. Evaluasi Hasil Pemeriksaan Laboratorium Mikologi pada Sampel Bahan Pakan, Litter dan Organ. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor.

Fadilah, R. 2004. Aneka Penyakit pada Ayam dan Cara Mengatasinya. Agro Media Pustaka, Jakarta.

Fadilah, R. 2011. Mengatasi 71 Penyakit pada Ayam. Agro Media Pustaka, Jakarta.

Hafsari, A.R. Dan I. Asterina. 2013. Isolasi dan Identifikasi Kapang Endofit dari Tanaman Obat Surian (Toona sinensis). 7(2):184.

Hasanah, U. 2017. Mengenal Aspergillosis, Infeksi Jamur Genus Aspergillus. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera. 15(30):77.

Hayani, N., Erina, dan Darniati. 2017. Isolasi Aspergillus sp. pada Paru-Paru Ayam Kampung (Gallus domesticus). Jimvet. 01(4):641.

Hastiono, S. 1984. Tinjauan Epidemiologik Aspergillosis Unggas. Wartazoa. 3(1):45.

Hastiono, S., R. Damayanti, dan D. Gholib. 1995. Kasus Aspergillosis pada Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi): Iasolasi Agen Penyebab dan Gambaran Perubahan Patologi Penyakit. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 1(2).

Hastiono, S. 2003. Cendawan dan Permasalahannya Terhadap Kesehatan Hewan. Jurnal Veteriner. 4(2):5.

Iswari, K. 2006. Kontaminasi Aflatoksin pada Pakan Ternak. Prosiding Peternakan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat. Padang.

Muchtar, H., Kamsina, dan I.T. Anova. 2011. Pengaruh Kondisi Penyimpanan terhadap Pertumbuhan Jamur pada Gambir. Jurnal Dinamika Penelitian Industri. 22(1):38-3

Murtidjo, B.A. 2003. Pemotongan dan Penanganan Daging Ayam. Kanisius, Yogyakarta.

Noverita. 2009. Identifikasi Kapang dan Khamir Penyebab Penyakit Manusia pada Sumber Air Minum Penduduk pada Sungai Ciliwung dan Sumber Air Sekitarnya. Vis Vitalis. 02(02):17-18.

Pantaya, D., K.G. Wiryawan, D.E. Amirroenas, dan Suryahadi, 2016. Detoksifikasi Mikotoksin Melalui Optimalisasi Fungsi Rumen dengan Pemberian Ragi. Jurnal Veteriner. 17(1):144.

Prasetyaningsih, Y., F. Nadifah, dan I. Susilowati. 2015. Distribusi Jamur Aspergillus flavus pada Petis Udang Yogyakarta. 308.

Sajid, M.A., I.A. Khan, dan U. Rauf. 2006. Aspergillus fumigatus in ommercial Poultry Flocks, a Serious Threat to Poultry Industry in Pakistan. J. Anim. Pl. Sci. 16(3):79-81.

Tyasningsih, W. 2010. Potensi Pakan Sebagai Sumber Pencemaran Aspergillus spp. Penyebab Aspergillosis pada Unggas. Veteriner Medika. 3(1):31.

Thompson, J.C. 1969. Tecniques for the Isolatoin of the Common Pathogenic Fungi. II. Air Sampling, Dilution Plating and the Ringworm Fungi. Medium. 2:110-120.

Winedar, H., S. Listyawati, dan Sutarno. 2006. Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, dan Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler setelah Pemberian Pakan yang Difermentasi dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4). Bioteknologi. 3(1):14- 15.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i3.8571

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.