ANALISIS KADAR LEMAK SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA SEBELUM DAN SESUDAH DIPASTEURISASI DI PETERNAKAN LAMNYONG KOTA BANDA ACEH (Analysis Of Milk Fat Content Ettawa Before And After Pasteurization At The Farm Lamnyong Banda Aceh)

Mirza Yusa, ismail ismail, razali razali, t reza ferasyi, safruddin safruddin, budianto panjaitan

Abstract


ABSTRAK

Susu kambing segar bersifat mudah rusak dan memerlukan penanganan pasca panen dan pengolahan yang cepat dan memadai. Pasteurisasi adalah perlakuan yang diberikan terhadap susu segar supaya tidak cepat rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang kadar lemak susu  kambing peranakan Etawa di peternakan Lamnyong Kota Banda Aceh sebelum dan sesudah dipasterusisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Gerber dengan pasteurisasi suhu rendah waktu lama (low temperature long time /LTLT = 62 0C – 65 0C ). Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif dengan masing-masing 6 kali ulangan sehingga mendapatkan hasil yang akurat. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan kadar lemak susu segar sebelum dan sesudah dipasteurisasi terdapat perbedaan. Susu yang diberi perlakuan pasteurisasi memiliki kadar lemak 5% dan susu tidak diberi perlakuan atau tidak dipasteurisasi memiliki kadar lemak 4,5%. Hal ini terjadi karena setelah dilakukan pasteurisasi susu terjadi penguapan komponen-komponenya sehingga kadar lemak susu cenderung meningkat.

 

ABSTRACT

Fresh goat's milk is easily damaged and requires quick and adequate post-harvest handling and processing. Pasteurization is the treatment given to fresh milk so as not to be damaged quickly. This study aims to find out and provide information to the public about the fat content of goat milk Ettawa breeding Lamnyong Banda Aceh before and after the pasteurized. This research was done by Gerber method and using pasteurization method with low temperature long time (LTLT = 62 0C - 65 0C).This research was conducted with descriptive analysis with 6 replication so that get accurate result. Based on the results of the study showed that fresh milk fat content before and after dipasteurisasi there is a difference Milk treated with pasteurization has 5% fat content and milk is not treated or not pasteurized has a fat content of 4.5%. This happens because after milk pasteurization occurs evaporation of its components so that milk fat content tends to increase.



Keywords


Susu Kambing, pasteurisasi, Kadar lemak (Goat milk, pasteurization, Fat content)

Full Text:

PDF

References


Abubakar. 2000. Pengaruh Suhu Dan Waktu Pasteurisasi Terhadap Mutu Susu Selama Penyimpanan. Balai Penelitian Ternak, Bogor, Indonesia.

Adnan, M. 1994. Kimia dan Teknologi Pengolahan Air Susu.Penerbit Andi Offset.Yogyakarta.

Alva, L. 1992. Dairy Handbook. Dairy and Food Engineering Division,Sweden. pp. 161-181.

Atabany, A. 2002.Program Pendidikan Keterampilan Hidup. Buku Panduan Pelatihan Usaha Peternakan Kambing di Keluaran Cimpedak Jakarta Selatan. Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Atmyanti, 2001. Potensi Susu Kambing Sebagai Obat dan Sumber Protein Hewani Untuk Meningkatkan Gizi Petani. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Bearkley, R.D. 1986. Some observation method ofdetermining fat in milk. J. Milk Dairy Sci. 23(4):166-170.

Boer. 2010. Cara Pemberian Pakan Yang Efektif Pada Ternak Kambing Perah.https://kandangbambu.wordpress.com/2010/02/24/cara-pemberian pakanyang efektif-pada-ternak-kambing-perah/. Diakses tanggal 8 Agustus 2017.

Dian, R. 2012. Pengaruh Metode Pasteurisasi dan Jenis Starter yang Berbeda Terhadap Ph, Kadar Air dan Total Solid Keju Lunak Susu Kambing Peranakan Ettawa. Ilmu Peternakan, Universitas Padjadjaran.

Frandson. 1993. Komposisi asam lemak dari lemak susu sapi yang dihasilkan dipeternakan gunung rendah input. Fakultas Pertanian, Universitas Bohemia Selatan.

Hatmono. 2001. Urea Molases Blok Pakan Suplemen Ternak Ruminansia. Trubus Agriwidaya. Ungaran.

Kartadisastra, H.R. 1997. Penyediaan dan Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Kusick. 2002. Tekonologi pengolahan susu dan hasil ikutan ternak. Fakultas Pertanian, Program Studi Produksi Ternak, Universitas Sumatera Utara.

Lailia, M. 2013. Kadar Lemak dan Bahan Kering Tanpa Lemak Susu Sapera di Cilacap dan Bogor. Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Mulyati, A. J.2007. Produksi dan Kompenen Lemak Susu Kambing Peranakan Ettawa Akibat Penghembusan Udara Sejuk. Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu., Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang.

Mustofa, E. H. 2009. Peningkatan kualitas yoghuart dari susu kambing dengan penambahan bubuk susu skim dan pengaturan susu pengeraman. Departemen Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga.

Nabila, L. 2013. Peningkatan Kadar Lemak Susu Sapi Perah Dengan Pemberian Pakan Konsentrat Komersial di Bandingkan Dengan Ampas Tahu. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya.

Ramadhan, B. G. 2013. Tampilan Produksi Susu dan Kadar Lemak Susu Kambing Peranakan Etawa Akibat Pemberian Pakan Dengan Imbangan Hijauan dan Konsentrat Yang Berbeda. Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.

Sa’diyah, H. 2010. Pengaruh Susu Kambing Peranakn Etawa Terhadap Kualitas Spermatoza Mencit ( Mus Musculus ) Galur BALB/C. Program Studi Biologi, FMIPA. Universitas Negeri Malang, Malang.

Sellars, R.L. 1981. Fermented Dairy Foods. J. Dairy Sci. 64: 1070-1084.

Suprayogi. 2013. Analisis daya simpan produk susu pasteurisasi berdasarkan kualitas bahan baku mutu susu. Fakultas Peternakan, Ilmu Peternakan, Universitas Brawijaya.

Suryowardojo, P. 2012. Penampilan Kandungan Protein dan Kadar Lemak Susu Mastitis.Jurusan teknologi hasil peternakan. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya.

Sutama, I.K. 1997. Kambing Peranakan Etawa, Kambing Perah Indonesia. Balai Peneltian Ternak. Bogor.

Tridjoko W. M. 2002. Kajian Kualitas Fisik, Kimia dan Sensoris Susu Pasteurisasi Pada Pasteurizer Berbeda. Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i1.5887

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.