Pengembangan Sektor Pariwisata di Tapaktuan (Studi Analisis Sosiologi Spatial di Kecamatan Tapaktuan,Aceh Selatan)

Kodrat Zulfi, Mahmuddin Mahmuddin

Abstract


-abstrak bahasa indonesia

Pariwisata pada era sekarang merupakan suatu kegiatan yang tidak hanya mengacu pada aktifitas wisatawan saja. Akan tetapi juga mengacu pada pembangunan yang multifungsi, yang mana mempunyai manfaat yang sangat luas dan banyak dari adanya pariwisata. Tapaktuan merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan yang sangat dikenal pariwisatanya secara potensial baik di provinsi maupun nasional. Hal ini tidak terlepas kontribusi pariwisata Tapaktuan terhadap pembangunan yang mana potensi objek wisatanya terdapat 16 titik potensi wisata dari 111 titik potensi wisata yang ada di Kabupaten Aceh Selatan. Namun potensi itu tidak dioptimalkan secara serius oleh pemerinah setempat. Pemerintah daerah dalam mengembangkan objek wisata dinilai masih tidak tertata, hal ini dapat dilihat dari infrastruktur dan sarana-prasarana yang belum memadai. Didalam pengembangan sektor pariwisata sudah tentu terdapat kebijakan-kebijakan yang mengatur pengembangan sektor pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan-kebijakan pengembangan pariwisata dan faktor penghambat dalam pengembangan sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Modernisasi Rostow, yang mengenai Proses bertahap dimana pertumbuhan ekonomi yang hendak dicapai masyarakat diawali bersifat tradisional atau sederhana menuju suatu tatanan masyarakat yang maju dan kompleks. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi, serta selanjutnya dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian mengenai pengembangan sektor pariwisata menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata masih belum terarah dengan baik, hal ini disebabkan oleh adanya beberapa hambatan dalam kebijakan pengembangan sektor pariwisata antara lain: interaksi antara pemerintah terhadap swasta dan masyarakat, aspek manajemen pembangunan sarana-prasarana, anggaran, aspek manajemen pemasaran dan promosi dan aspek SDM. Sehingga sangat perlu untuk mengambil upaya dan langkah professional terhadap manajemen organisasi khususnya dalam desain dan proses penyusunan strategi yang tepat dan efektif.

Kata Kunci: Pariwisata, Sosiologi Spatial, Kebijakan

-abstrak bahasa inggris

Nowadays, a tourism is the activity which does not only refers to the tourist's activity. However, it refers to the multifunctional development, which has the wide benefit. Tapaktuan is the government's center of South Aceh Regency which is known with its potential tourism in province and national. This thing does not apart from the contribution of the Tapaktuan's tourism towards the development which has the potential tourism in 16 area of 111 area in South Aceh regency. However, that potential does not optimized seriously by the government in these area. The local government is still disorganized in improving the tour object, it can be proved from the inadequate infrastructure and facilities. The improvement of the tourism sector has the policies that organize the tourism sector development. The purpose of this study is to know the tourism development policies and the obstacle factor in the tourism sector improvement. This study uses the qualitative method in descriptive approach. In addition, this study uses the Rostow's modern theory, concerning the gradual process in which the economy growth that will be achieved by the societies are started in traditional or simple character to the progressive and complex society order. The collection of data is conducted by theĀ  interview and observation, it was analyzed in qualitative approach. The result of the study is about the tourism sector development which shows that the tourism development has still not well directed. It is caused by the several obstacles in the tourism sector development policy involve the interaction between the government towards private and societies, the management aspect of the facility and infrastructure development, the budget, the management aspect of marketing and promotion, and the human resources aspects. Hence, it is needed to take the effort and professional action towards the organization management particularly in design and strategy arrangement process appropriately and effectively.

Keywords: Tourism, spatial sociology, policy


Keywords


Pariwisata; Sosiologi Spatial; Kebijakan; Tourism; Spatial Sociology; Policy

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia