Analisis Lobi Israel terhadap Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat pada Konflik Israel dan Palestina

eka risya fitri, Faradilla Fadlia, MA

Abstract


Amerika Serikat merupakan negara adidaya sehingga kebijakan luar negeri sangat mempengaruhi keputusan dunia internasional. Salah satu kebijakan yang mengejutkan dunia terjadi pada tanggal 6 Desember 2017, Presiden Donald Trump mengumumkan kepada masyarakat dunia bahwa Yerusalem akan menjadi ibu kota Israel. Keputusan tersebut membuat tanda tanya bagi masyarakat dunia karena Trump dianggap tidak serius untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina tersebut serta dianggap berpihak ke Israel. Salah faktor yang sangat kuat keputusan Trump adalah pengaruh Lobi Israel yang sangat kuat, salah satu kelompok lobi Israel adalah AIPAC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lobi Israel terhadap kebijakan luar negeri Amerika Seriktan dan melihat keistimewaan dari Yerusalem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini bersifat kajian pustaka, dimana seluruh data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data sekunder, yang meliputi buku, tesism, skripsi, jurnal dan berbagai dokumen penting lainnya yang mendukung penelitian penulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa keputusan Trump merupakan yang sudah disahkan oleh Kongres Amerika Serikat pada tahun 1995 yang berbentuk Undang-Undang (act) yaitu Yerussalem Embassy act. Dan Yerusalem telah menjadi status quo tidak lagi wilayah Palestina dan bukan wilayah Israel.

Kata Kunci: Amerika Serikat. Donald Trump, Yerusalem

 

Analysis Of Israel Lobby on The United States Policy On the Israel and Palestinian Conflict

The United States is a superpower foreign policy which is greatly influences international decisions. One of policy that shocked the world occurred on December 6, 2017, President Donald Trump announced to the world community that Jerusalem would become the capital of Israel. The decision made a question mark for the people of the world because Trump was considered not serious about resolving Israel and Palestinian conflict and was considered went to Israel’s side. One of very strong factor in Trump's decision is the strong influence of the Israel Lobby, one of the Israel lobby group is AIPAC. This study aims to determine the effect of Israel's lobbying on US foreign policy and see the features of Jerusalem. The method used in this study is descriptive qualitative. This research is a literature study, in which all data used in this study uses secondary data, which is includes books, thesis, journals and various other important documents that support the author’s research. The results showed that Trump's decision was the one that had been ratified by the United States Congress in 1995 in the form of an Act, the Jerusalem Embassy Act. And Jerusalem has become a status quo which is no longer a Palestinian territory and not an Israeli territory.

Keywords: United States. Donald Trump, Jerusalem

Keywords


Keywords:Kata kunci

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Tim Redaksi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jln. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam
Banda Aceh, 23111, Aceh
Indonesia