DESENTRALISASI FISKAL DAN KEMISKINAN DI INDONESIA (STUDI KASUS: INDONESIA BAGIAN TIMUR)

Ichsan Maulana, Raja Masbar

Abstract


Penelitian ini dibuat untuk mengetahui sejauh mana pengaruh desentralisasi fiskal melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), -dengan menggunakan Produk Domesik Regional Bruto (PDRB) sebagai variable kontrol, terhadap kemiskinan di Indonesia bagian timur; Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Data yang digunakan adalah data panel (pooled data) 5 provinsi tahun 2008-2013. Model yang digunakan ialah model panel dengan metode analisis fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB sebagai variabel kontrol berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Selanjutnya, instrumen desentralisasi fiskal DAK memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Adapun DAU mempunyai pengaruh negatif namun tidak signifikan. Pemerintah diharapkan dapat mengoptimalisasi alokasi DAU untuk belanja modal pada sektor yang dapat menstimulus perekonomian, hingga pada gilirannya dapat membantu dalam menurunkan tingkat kemiskinan.

Kata Kunci: Desentralisasi Fiskal, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Kemiskinan, Fixed Effect Model.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.