PENGARUH SEKTOR RIIL DAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP INFLASI DI INDONESIA

Armayanti Armayanti, Cut Zakia Rizki

Abstract


This research aimed to analyze impact of real sector (price of rice and crude oil prices) and financial sector (money supply and BI Rate) to inflation in Indonesia. Analysing methods used in this research is Ordinary Least Square (OLS) by using time series yearly data from 2000 to 2014. The result indicate that price of rice and crude oil prices have a positivive but not significant to inflation in Indonesia. While BI Rate has a significant positive to inflation in Indonesia. These findings are expected monetary authorities be carefull in their policy related to interest rate in controlling inflation in Indonesia. Make sure the policy is capable responded by commercial banks in order to run the policy effective to controlling inflation in Indonesia.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor riil (harga beras dan harga minyak dunia) dan sektor keuangan (JUB dan BI Rate) terhadap inflasi di Indonesia. Model analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan data time series tahunan 2000-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif namun tidak signifikan antara variabel harga beras dan harga minyak dunia terhadap inflasi di Indonesia. Sementara variabel BI Rate mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Berdasarkan temuan ini diharapkan otoritas moneter berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan tingkat suku bunga dalam pengendalian inflasi di Indonesia. Pastikan kebijakan tersebut mampu direspon oleh bank-bank umum agar kebijakan tersebut benar-benar efektif untuk dijalankan dalam pengendalian inflasi di Indonesia.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jimekp.v2i1.2457

Refbacks

  • There are currently no refbacks.